http://www.infinitydownline.com/?id=ajuliagus

Aku kira engkau benar

Kali ini Nasrudin sedang menjadi Hakim.

Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari seorang jaksa penuntut.
Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar: “Aku kira engkau benar.”

Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum melakukan pembelaan. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar: “Aku kira engkau benar.”

Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa penuntut benar dan sekaligus pengacara juga benar. Harus ada salah satu yang salah !

Nasrudin menatapnya lesu, dan kemudian berkomentar: “Aku kira engkau benar.”

Sepontan suasana sidang jadi ribut, lemudian serempak berkata yang ditujukan pada Hakim;“Aku kira engkau benar.”
Nasrudin menjawab dengan suara melemah; "........“Aku kira engkau benar.”"